RSS

FUTUR

Didunia ini ini tidak ada yang tidak mungkin terjadi

 

Sebelumnya, saya sempat tidak percaya dan tidak habiz pikir, ada orang2, yang dahulu pernah tercerahkan oleh mabda’ Islam, bisa melupakannya sama sekali, seakan-akan amnesia. Ada orang-orang, yang dahulu pernah berjanji dan berkomitmen untuk teguh di jalanNya, tapi kini terhempas dan terlempar dari perjuangan.

Kini saya mengerti, saya merasakan, saya bisa memposisikan diri berada di posisi mereka.

Mereka tertekan…….

Mereka menyerah pada keadaan.

Sistem jahat ini telah menghantam mereka telak.

Menenggelaman satu persatu para pejuang…..dan menghadirkannya kembali sebagai pecundang menyedihkan.

 

Saya tidak membenarkan hal tersebut.

Bukan hal yang benar, ketika kita memilih menjadi manusia yang pasif terhadap keadaan yang tidak ideal, memilih hanya bisa diam ketika kemungkaran tampak jelas didepan mata, memilih untuk tak acuh ketika  kerusakan merajalela.

Akan tetapi,harap diketahui….,kefuturan tidak datang seketika ataupun tiba2.

Kita baru menyadarinya, justru ketika kita berada dalam keadaan yang benar2 terpuruk.

Kondisi yang paling gelap dan kelam.

Dan saya mengalaminya.

 

Saya merasa dalam kondisi yang paling kritis didalam hidup saya.

Jauh lebih kritis ketimbang ketika saya dihadapkan pada persoalan keluarga yang benar-benar menguras air mata.

Lebih kritis lagi dibanding ketika saya harus berkonflik dg saudara sendiri karena permasalahan personal.

Terlebih kritis lagi dibanding dengan beratnya upaya untuk membina mad’u.

Saya kini berhadapan dengan diri sendiri.

Diri yang futur, dan lebih memilih diam, pasif, dan tak mau peduli dengan kondisi sekeliling.

Diri yang lebih memilih untuk ikut arus, sekalipun dalam hati kecilnya ia menangis.

Tak melakukan apa-apa, tidak berbuat apa-apa, hanya bisa menangis, karena diluar kuasanya dan di luar inginnya, sistem ini mengilasnya habis-habisan.

Menekannya dari segala arah, membuatnya tidak berkutik.

Mulutnya terbungkam, tangannya terbelenggu, otaknya buntu, ketika jelas2 dihadapannya kemungkaran dan kezaliman terjadi.

Kejadian itu terus terjadi berulang-ulang, sehingga semakin lama menjadi sesuatu yang lazim, dan kepekaannya terkikis.

 

Percayalah….

Tidak ada seorangpun yang benar2 ingin memilih berada dalam kondisi seperti itu.

Tapi sistem inilah yang telah memaksa untuk menyerah,,,,dan akhirnya merusak akan dan naluri seseorang, membunuh kesadarannya, hingga ia tak ubahnya jasad yang berjalan.

 

Teman…

Kefuturan bisa menimpa siapapun.

Eksistensi sistem ini dapat membuat kefuturan menjelma menjadi mesin pembunuh…..menelan para jundi yang sebelumnya ikhlas berjuang di jalan Allah.

Entah kapan semua ini akan berakhir….semua tergantung kita.

**********************************************************************************

 

Suatu saat….jika akhirnya arus ini berhasil menghanyutkan dan menenggelamkanku, setidaknya aku sudah melakukan semua perlawanan yang bisa kulakukan.

Allahummaghfirliy….

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 14, 2011 in Uncategorized

 

Dalam Sedu Sedan

Aku pernah memiliki banyak mimpi.
Pernah memiliki idealisme yang sangat tinggi.
Pernah berpikiran, didunia ini tidak ada yang tidak mungkin.
Tapi kini,,,,aku terdampar disini.
Nyaris memupus semua mimpi-mimpiku.
Nyaris memandang pesimis masa depan.
Seakan, tidak ada lagi harapan.

Disini semuanya gelap,
Disini rasanya sesak.
Tak ada satupun penolong.
Aku megap2.
Aku hilang harap.
Aku punah.
Aku musnah.
……………………..

Seandainya episode tersebut berakhir demikian, maka akan ada penyesalan abadi setelahnya.
Akan ada ratapan yang tak akan pernah berhenti di akhirat kelak,oleh insan yang malang ini.

Semoga saja tidak begitu.
Semoga tidak akan pernah seperti itu.

Mungkin aku bukan orang yang tangguh.
Bukan orang yang kuat menghadapi cobaan.
Tidak pula tegar diterpa masalah.

Tapi aku telah belajar banyak hal dalam hidup.
Tidak boleh lemah,
Tidak gampang menyerah.

Aku yakin,
Suatu saat Allah akan memberiku jalan.
Allah akan beri kemudahan.
Dia tidak pernah menguji diluar batas kemampuan hambaNya.
Bukankan Dia Dzat yang tidak pernah ingkar janji?

Mungkin aku saja, yang tidak bersyukur, dan gampang futur.
Terlalu gampang meratapi diri sendiri dan berfikiran amat cekak.
Bukankah orang lain bahkan akan berlomba meraih posisiku, seandainya mereka tahu akan imbalannya?
Maka beruntunglah orang2 yang sabar.
Bukankah demikian pujian dari Allah?

Maka kuatlah…
Maka tegarlah…
Fainna ma’al ‘usri yusro
Inna ma’al usri yusro..
Berbahagialah wahai diri….
Sesungguhnya Tuhanmu telah memilihmu.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 12, 2011 in Uncategorized

 

7.000 Ulama Dukung Penegakan Syariah dan Khilafah

7.000 Ulama Dukung Penegakan Syariah dan Khilafah

Shared via AddThis

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 23, 2009 in Uncategorized

 

Harist Abu Ulya: Bom JW Marriot dan Ritz Carlton Sarat Aroma Politik

Harist Abu Ulya: Bom JW Marriot dan Ritz Carlton Sarat Aroma Politik

Shared via AddThis

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 20, 2009 in Uncategorized

 

Bungkamnya Penguasa Sekuler Negeri Islam terhadap Genosida China Terhadap Muslim Uighur Adalah Pengkhianatan Terhadap Umat

Bungkamnya Penguasa Sekuler Negeri Islam terhadap Genosida China Terhadap Muslim Uighur Adalah Pengkhianatan Terhadap Umat

Shared via AddThis

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 20, 2009 in Uncategorized

 

BE PATIENT PLEASE……

Huff….
Semoga Allah senantiasa menggolongkanQ termasuk kedalam golongan orang-orang yang sabar
Sabar dalam segala hal
Sabar melawan hawa nafsu
Sabar menghadapi kondisi ekstrim dilapangan
Sabar menghadapi karakter berbeda dari orang-orang di sekeliling
Dan sabar untuk meyakinkan diri..bahwa Allah lebih tahu apa yang Qta butuh, bukan apa yang Qta mau….

“Jadikanlah dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”(QS. Al-Baqoroh:45)

Ya Robb…please make me be patient….

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 23, 2009 in dilema

 

Jadikan Negri Qt BEDA!!

Ada yang berkata, Negri ini Zamrud Khatulistiwa
Dengan karpet hijau rumput menelangkup tanah gambut,
Surga bersinar keemasan menimpa lembah
Batu gunung membunting emas,
Samudera mengkilau mutiara

Indonesia, dengan segala kekayaan sumber daya alam, hasil tambang mineral, hasil bumi, serta letaknya yang strategis di jalur perdagangan dan politik dunia, sesungguhnya memiliki potensi untuk memunculkan sebuah ERA BARU, yakni era yang mampu mendatangkan sebuah perubahan yang nantinya akan mampu mewujudkan suatu kamakmuran, tidak hanya bagi rakyatnya, tapi bahkan bagi bangsa2 di dunia. Dengan Politik Luar Negeri (Polugri) nya yang kuat, Indonesia mampu memainkan perannya dalam ikut menata percaturan politik dan ekonomi kawasan, bukan hanya jadi ‘pengekor’ kebijakan Polugri Negara lain atau kepentingan asing.

Kesadaran ini sebenarnya sudah muncul dari sebagian pemimpin negeri q-ta, namun mereka salah dalam meletakkan dasar2nya. Para pemimpin negeri ini menjadikan demokrasi sebagai ‘pijakan’ dalam menyusun Polugri Indonesia. Kondisi makin diperparah dengan lemahnya sikap Pemerintah Indonesia terhadap intervensi asing.

Padahal, kuat-lemahnya Polugri suatu negara bisa dilihat dari pengaruh negara tersebut dalam percaturan politik dan ekonomi internasional. Negara yang berpengaruh adalah negara yang berbasis ideologi. Misal: AS yang berbasis ideologi Kapitalisme, atau Uni Sovyet dulu yang berbasis ideologi Sosialisme, atau Kekhilafahan Islam pada masa lalu yang berbasiskan ideologi Islam. Negara yang berbasiskan ideologi biasanya tidak akan mudah menerima kerjasama, bantuan atau apapun yang tidak sesuai dengan orientasi ideologinya. Karena itu, negara ideologi merupakan negara yang mandiri, yang tidak bergantung pada negara lain tapi bahkan dapat mempengaruhi negara lain. Sebaliknya, negara2 yang Polugrinya tidak berbasis ideologi akan mengikuti orientasi negara2 ideologis. Contohnya : Indonesia, saat ini Polugrinya lebih cenderung mengekor pada orientasi Polugri AS. Ketundukan Indonesia dalam mengikuti skenario AS dalam PERANG MELAWAN TERORISME, menunjukkan bahwa Indonesia memang tidak mandiri.

Islam memandang bahwa akidah ’La ilaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’ harus menjadi asas bagi seluruh bentuk yang dijalankan oleh kaum muslimin, termasuk dalam konteks negara. Islam harus menjadi pandangan hidup sekaligus pedoman negara dalam mengatur seluruh kehidupan warga negara; baik dalam bidang pemerintahan, politik, ekonomi, sosial, hukum, militer maupun yang lainnya. Konsekuensinya, syariah Islam harus diberlakukan secara formal dalam negara. Dengan penerapan syariah Islam, segala bentuk intervensi asing akan bisa diblok. Intervensi melalui ideologi tidak akan bisa jalan karena secara syar’i, negara diharamkan mencari sistem hidup (ideologi) dari luar Islam (QS. Ali- Imran : 85). Intervensi melalui politik pun ditutup dengan larangan memberikan jalan kepada kaum kafir untuk mengintervensi dan mengendalikan kaum Muslim (QS. An-Nisa : 141). Intervensi melalui UU juga tidak akan bisa jalan, sebab, dalam sistem syariah, wakil rakyat tidak berhak membuat undang-undang dan menjadi patokan adalah syariah, yakni hukum yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Walhasil dengan syariah maka Polugri sebuah negara akan bersifat mandiri, kuat dan berpengaruh. Hanya dengan itulah kaum muslim bisa berkuasa atas bangsa2 lain, sebagaimana firman Allah SWT :

”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa.”(QS. An-Nur : 55)

Bukankah sudah saatnya negeri Q-ta berpengaruh dan memimpin dunia???

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 19, 2008 in Uncategorized